EKOKRITIK GLOTFELTY DALAM LAGU PALEMBANG “YA SAMMAN“ KARYA KAMSUL ARIFUDDIN HARLA
Contributors
Merry Choironi
Padila
Adi Pandu Winata
Keywords
Proceeding
Track
General Track
License
Copyright (c) 2025 International Conference on Cultures & Languages

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Abstract
Kerusakan lingkungan sering kali timbul dari interaksi antara manusia dengan lingkungannya, termasuk di kota Palembang dan sekitarnya. Kamsul ArifuddinHarla, yang dikenal sebagai Karla, adalah seorang seniman asal Sumatera Selatan yang telah menciptakan sebuah lagu yang merepresentasikan alam dan budaya lokal Palembang dengan judul Ya Samman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara masyarakat Palembang dengan lingkungannya melalui lagu tersebut. Untuk mencapai tujuan ini, peneliti menggunakan teori ekokritisisme Cheryll Glotfelty, yang berfokus pada kajian hubungan antara karya sastra dengan konteks lingkungan yang melatarinya, serta nilai-nilai ekologis yang terkandung dalam lagu tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik dokumentasi dan analisis teks. Temuan penelitian menunjukkan adanya hubungan yang erat dan harmonis antara manusia, khususnya masyarakat Palembang, dengan lingkungan mereka. Selain itu, lagu ini menyampaikan nilai-nilai ekologis yang mendorong kesadaran untuk melestarikan lingkungan sekitar, terutama sungai Musi, guna mencegah berbagai bentuk bencana yang dapat mengancam kelangsungan budaya maupun keberadaan manusia itu sendiri.