PERUBAHAN BUDAYA DALAM TRADISI RUWAHAN PADA MASYARAKAT MELAYU PALEMBANG


Date Published : 7 December 2025

Contributors

Bety

Author

Choirunniswah

Second Author

M Ainul Riddo

Third Author

Keywords

Perubahan Tradisi ruwahan budaya

Proceeding

Track

General Track

License

Copyright (c) 2025 International Conference on Cultures & Languages

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Abstract

Tradisi ruwahan sebenarnya adalah peninggalan ajaran Agama Hindu. Ritual ruwahan berubah seiring dengan perkembangan zaman , dengan berbagai perubahan budaya yang ada pada masyarakat Melayu Palembang Tujuan penelitian ini adalah mengungkapkan perubahan ritual ruwahan masyarakat melayu Palembang. Sudut pandang yang digunakan adalah pendekatan antropologis. Hasil yang dicapai dalam tulisan ini adalah perubahan dalam tradisi ruwahan yaitu dari segi prosesi sebelum adanya perubahan prosesi dilakukan dengan membaca surah yasin dan berdoa dimalam Nisfu Sya’ban dilanjutkan dengan makan bersama , setelah adanya perubahan prosesi ditambahkan dengan menambahkan pembacaan sholawat , mengundang penceramah , dilakukan di instansi Pemerintahan .symbol kebersamaan makan bersama dengan hidangan dari segi perubahan makna pada awalnya makna yang ada pada tradisi ruwahan mendoakan para leluhur , dengan adanya perubahan selain mendoakan untuk leluhur doa juga dipanjatkan untuk kesehatan , keamanan negeri dan menganggap Tradisi ruwahan sebagai hal yang biasa saja .

References

Baihaqi, I. Al. (n.d.). Kitab Sunnah Al Qubra.
Binus. (2015). Simbol dalam Budaya Merupakan Bagian dari Komunikasi. Communication.Binus.Ac.Id. https://communication.binus.ac.id/2015/12/04/simbol-dalam-budaya-merupakan-bagian-dari-komunikasi/
BPS. (2023). Jumlah Penduduk Menurut Agama (Jiwa), 2022. Sumsel.Bps.Go.Id. https://sumsel.bps.go.id/id/statistics-table/2/NjM3IzI=/jumlah- penduduk-menurut-agama.htm
Herusatoto, B. (2005). Simbolisme dalam budaya Jawa. Yogyakarta Hanindita Graha Media.
Kusumantoro, S. M. (n.d.). Perubahan Sosial.
Maharahi, N. (2013). Makna Gemrengan dan pengaruh masyarakat terhadap kehidupan Sosial.
Nasional, P. B. D. P. (2005). Kamus Besar Bahasa Indonesia. In Balai Pustaka.
Peters, J. (1997). Kaum Tuo-Kaum Mudo:Perubahan Religius Islam di Palembang: 1821-1942. INIS.
Purwanti, R. S. (2014). TRADISI RUWAHAN DAN PELESTARIANNYA DI DUSUN GAMPING KIDUL DAN DUSUN GEBLAGAN YOGYAKARTA. Indonesian Journal of Conservation, 3(1), 50–57.
Sindung, H. (2013). Dunia Simbol Orang Jawa. Kepel Press.
Soekanto, S. (2010). Sosiologi suatu pengantar. Rajawali Pers.
Sovita, E. (2012). Perubahan makna tradisi perayaan bakar tongkang pada masyarakat tionghoa di kota bagansiapiapi.
Sulasman. (2013). Teori teori Kebudayaan , dari teori hingga aplikasi. Pustaka setia.
Supanto. (1995). Upacara Tradisinal Sekaten Daerah Istimewa Jokyalarta. Jakarta Depdikbut.

Downloads

How to Cite

Bety, B. (2025). PERUBAHAN BUDAYA DALAM TRADISI RUWAHAN PADA MASYARAKAT MELAYU PALEMBANG. International Conference on Cultures & Languages, 330-348. https://conferences.uinsaid.ac.id/iccl/paper/view/766