REPRESENTASI MODERASI BERAGAMA DAN KONTEKS SOSIAL BUDAYA DALAM NOVEL BILANGAN FU KARYA AYU UTAMI


Date Published : 21 December 2025

Contributors

Dwi Kurniasih

Second Author

Ahmad Alfi

Second Author

Keywords

: moderasi sosial budaya novel materi ajar

Proceeding

Track

General Track

License

Copyright (c) 2025 International Conference on Cultures & Languages

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Abstract

Representasi moderasi beragama dalam novel tercermin melalui berbagai dimensi teks dan konteks praktik sosial budaya. Melalui dialog antarkarakter, penulis menciptakan wacana yang mendukung toleransi dan pemahaman antaragama. Praktik sosial budaya tercermin dalam konteks sosial novel melalui dialog yang memunculkan kerukunan antaraliran kepercayaan atau antar keyakinan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi moderasi beragama dan konteks sosial budaya dalam novel Bilangan Fu karya Ayu Utami. Selain itu, penelitian ini juga mendeskripsikan pemanfaatan novel sebagai materi ajar Bahasa Indonesia bermuatan moderasi di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian adalah dokumen berupa novel. Teknik analisis data menggunakan analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Bilangan Fu karya Ayu Utami mengandung beragam muatan prinsip moderasi beragama antara lain komitmen kebangsaan, toleransi, antikekerasan, dan penerimaan terhadap tradisi. Konteks dalam novel Bilangan Fu karya Ayu Utami, berupa dimensi konteks kebudayaan dan religius yang tercermin melalui kutipan dan dialon dalam novel. Novel tersebut dapat dimanfaatkan sebagai materi ajar di SMA, siswa dapat mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang nilai-nilai moderasi beragama, toleransi, dan menghormati perbedaan.

References

Alfajri, A., & Haris, A. (2021). Regresi Moderasi dan Narasi Kegamaan di Sosial Media; Fakta dan Strategi Pengarusutamaan. Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan Dan Keagamaan. (2) 137-138., 2, 137–138.
Damono, S. D. (2002). Sastra dan masyarakat. Jakarta: Pusat Bahasa.
Faruq, U. (2021). Pendidikan Moderasi Beragama Sebagai Perisai Radikalisme di Lembaga Pendidikan. Jurnal Taujih: Jurnal Pendidikan Islam., 14, 3–4.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Moderasi Beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.
Krippendorff, K. (2004). Content analysis: An introduction to its methodology (2nd ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.
Monto Bauto, L. (2014). PERSPEKTIF AGAMA DAN KEBUDAYAAN DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT INDONESIA (Suatu Tinjauan Sosiologi Agama). Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 23(2), 11–25.
Nurani, H. (2018). Pandangan Keagamaan Pelaku Bom Bunuh Diri di Indonesia. Journal of Islamic Studies and Humanities., 3, 80.
Royani, A. (2021). Establishing a Moderate Religious Academics in Pesantren- Based Higher Education. Cendekia: Jurnal Kependidikan Dan Kemasyarakatan, 1, 18–19.
Sutrisno, E. (2019). Aktualisasi Moderasi Beragama di Lembaga Pendidikan. Jurnal Bimas Islam, 12(2), 323–348. https://doi.org/10.37302/jbi.v12i2.113
Teeuw, A. (1984). Sastra dan ilmu sastra: Pengantar teori sastra. Jakarta: Pustaka Jaya.
Utami, A. (2023). Bilangan Fu. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Downloads

How to Cite

REPRESENTASI MODERASI BERAGAMA DAN KONTEKS SOSIAL BUDAYA DALAM NOVEL BILANGAN FU KARYA AYU UTAMI. (2025). International Conference on Cultures & Languages, 3(1), 1286-1302. https://conferences.uinsaid.ac.id/iccl/paper/view/454