GLOBALISASI INFORMASI ASTRONOMI ISLAM: DAMPAKNYA TERHADAP METODE PENENTUAN AWAL BULAN HIJRIAH


Date Published : 4 December 2025

Contributors

Ahmad Fauzi

Author

Keywords

Ilmu falak globalisasi informasi hisab rukyat kalender Hijriah

Proceeding

Track

General Track

License

Copyright (c) 2025 International Conference on Cultures & Languages

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Abstract

Globalisasi informasi telah membawa perubahan signifikan dalam penyebaran dan pertukaran data astronomi Islam, khususnya terkait penentuan awal bulan Hijriah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak keterhubungan global melalui teknologi informasi terhadap dinamika perbedaan maupun upaya penyatuan kriteria hisab dan rukyat di berbagai negara. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan studi kasus lintas negara, melibatkan analisis literatur dan penelusuran data dari platform informasi astronomi internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa globalisasi informasi mempercepat akses masyarakat dan otoritas ke data astronomis real-time, namun juga mempertegas perbedaan metodologis yang didasari faktor mazhab, politik, dan budaya. Di satu sisi, teknologi memperkuat koordinasi internasional melalui forum global seperti International Crescent Observation Project (ICOP) dan Organisasi Konferensi Islam (OKI); di sisi lain, keterbukaan informasi memicu perdebatan publik yang dapat memperlebar jarak kesepakatan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan diplomasi astronomi dan pengembangan platform kolaboratif lintas negara untuk mendukung harmonisasi kalender Hijriah global tanpa mengabaikan keragaman tradisi falak masing-masing negara

References

Aini, S. (2022). A Discourse of Mabims New Criteria: Reading Difference Frequency Between Wujud al-Hilal and Imkan ar-Rukyat. Justicia Islamica, 19(1), 113–131. https://doi.org/10.21154/justicia.v19i1.3394
Alwi, B. (2020). Dinamika penetapan awal bulan hijriah di Indonesia untuk mencari titik temu—Walisongo Repository. UIN Walisongo. https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/16009/
Amin, M. F. (2018). Akuitas mata dalam kriteria visibilitas hilal. UIN Walisongo. https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/12086/
Angkat, A. (2017). Kalender Hijriah Global Dalam Perspektif Fikih. Al-Marshad: Jurnal Astronomi Islam Dan Ilmu-Ilmu Berkaitan, 3(2). https://doi.org/10.30596/jam.v3i2.1524
Azizah, N. (2025). Teknologi Komunikasi: Komunikasi Massa dan Globalisasi. AL-MUTSLA. https://www.jurnal.stainmajene.ac.id/index.php/almutsla/article/view/1388
Faizi, L. (2025). Ragam Penentuan Awal Puasa di Berbagai Negara, Siapa Saja yang Mulai 1 Maret 2025? SINDOnews Internasional. https://international.sindonews.com/read/1535837/43/ragam-penentuan-awal-puasa-di-berbagai-negara-siapa-saja-yang-mulai-1-maret-2025-1740664972
Fikri, M., & Indriana, I. (2024). Persepsi dan Harapan Netizen Mengenai Variabilitas Waktu Perayaan Idul Fitri di Indonesia. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 18(4), 2791–2803. https://doi.org/10.35931/aq.v18i4.3450
Hartono, R., & Yunus, M. (2025). Analisis Penentuan Awal Bulan Hijriyah Dengan Metode Pendekatan Hisab dan Rukyat. Jurnal Al-Mizan, 12(1), 17–32. https://doi.org/10.54621/jiam.v12i1.997
Herman, M. A., Gassing, Q., & Shuhufi, M. (2024). Kontroversi Hisab dan Rukyat Dalam Penentuan Kalender Islam di Era Modern Pendekatan Fikih Kontemporer. Media Hukum Indonesia (MHI), 2(4). https://doi.org/10.5281/zenodo.14253182
Hidayat, M. N. (2012). Otoritas pemerintah dalam penetapan awal bulan qamariyah perspektif fiqh siyasah Yusuf Qardhawi [Undergraduate, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim]. https://doi.org/10/08210054_Lampiran.rar
Jaelani, A. T. (2021). KETIDAKSENGAJAAN: KESEMPATAN MENEMUKAN SAINS BARU DI ERA BIG DATA ASTRONOMI.
Jayadi, H., Wanandi, Z., & Kurniawan. (2025a). Dialektika Otoritas Keagamaan dan Ilmu Pengetahuan dalam Penetapan Awal Bulan Kamariah. Aksioreligia, 3(1), 30–39. https://doi.org/10.59996/aksioreligia.v3i1.769
Jayadi, H., Wanandi, Z., & Kurniawan. (2025b). Dialektika Otoritas Keagamaan dan Ilmu Pengetahuan dalam Penetapan Awal Bulan Kamariah. Aksioreligia, 3(1), 30–39. https://doi.org/10.59996/aksioreligia.v3i1.769
Juwartin, J. (2011). KAJIAN ATAS PEMIKIRAN MOHAMMAD ILYAS TENTANG KALENDER ISLAM INTERNASIONAL. Jurisdictie: Jurnal Hukum Dan Syariah, 0. https://doi.org/10.18860/j.v0i0.2166
Karim, Moh. F. R., & Mahsun. (2024). Kriteria Baru Mabims 3-6,4: Upaya Penyatuan Kalender Hijriah di Indonesia Dalam Perspektif Maqāṣid Al-Syarī’ah | Astroislamica: Journal of Islamic Astronomy. Astroislamica: Journal of Islamic Astronomy. https://journal.iainlhokseumawe.ac.id/index.php/ASTROISLAMICA/article/view/2735
Mohamad, N. I. N., Wahab, R. A., Nawawi, M. S. A. bin M., & Ahmad, N. (2024). TEKNIK PENGIMEJAN DIGITAL ANAK BULAN MENURUT PERSPEKTIF SYARIAH: Digital Imaging Technique of The Young Crescent Moon from The Perspectives of Shariah. Journal of Fatwa and Falak Selangor, 1(1), 123–136.
Musonnif, A. (2015). KALENDER UMM AL-QURA (Studi Pergeseran Paradigma Sistem Kalender di Kerajaan Arab Saudi). Ahkam: Jurnal Hukum Islam, 3(2), 165–186. https://doi.org/10.21274/ahkam.2015.3.2.165-186
Musonnif, A. (2018). MADZHAB RU’YAH MUSLIM AMERIKA ANALISIS ARGUMEN SYEKH HAMZAH YUSUF TENTANG PENENTUAN AWAL BULAN HIJRIYAH. Ahkam: Jurnal Hukum Islam, 6(1), 27–53. https://doi.org/10.21274/ahkam.2018.6.1.27-53
Nawawi, M. S. A. M., Faid, M. S., Saadon, M. H. M., Wahab, R. A., & Ahmad, N. (2024). Hijri Month Determination in Southeast Asia: An Illustration Between Religion, Science, and Cultural Background. Heliyon, 10(20). https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e38668
Rahmatullah, T. (2021). TEKNOLOGI PERSUASIF: AKTOR PENTING MEDIA SOSIAL DALAM MENGUBAH SIKAP DAN PERILAKU PENGGUNA. Jurnal Soshum Insentif, 4(1), 60–78. https://doi.org/10.36787/jsi.v4i1.509
Sari, D., & Natalia, D. (2024). METODE PENETAPAN AWAL RAMADHAN MENURUT KEMENTERIAN AGAMA DI KOTA LUBUKLINGGAU. Syariahku: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 1(1), 34–40.
Soderi, R., Darlius, D., & Mustaqim, R. A. (2024). Rekontruksi Kriteria Visibilitas Hilal Serta Dampak Implementasi Kriteria Imkanurukyah MABIMS Baru Dalam Kemaslahatan. Astroislamica: Journal of Islamic Astronomy, 3(2), 233–255. https://doi.org/10.47766/astroislamica.v3i2.3642
Taufiqurachman, T., Nurmadhan, W., Islami, B. N., Fatah, A. T. N., & Azzahra, A. (2024). Analisis Perbandingan Antara Metode Hisab dan Rukyat dalam Menentukan Awal Bulan Ramadhan di Indonesia | JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan. http://jiip.stkipyapisdompu.ac.id/jiip/index.php/JIIP/article/view/6203
Wayuningsih, Y. (2024). Implementasi Kriteria Neo-MABIMS dalam Penentuan 1 Syawal 1443 H di Indonesia. Azimuth: Journal of Islamic Astronomy, 5(1), 65–82. https://doi.org/10.15642/azimuth.v5i1.2233
Zain, M. F. K., & Asshiddiqy, R. A. (2025). Relevansi Insidād Bāb al-Ijtihād dalam Ilmu Falak. Al-Qanun: Jurnal Pemikiran Dan Pembaharuan Hukum Islam, 28(1), 39–52. https://doi.org/10.15642/alqanun.2025.28.1.39-52
Zaman, Q. (2021). Kalender Islam Internasional (Analisis Terhadap Sistem Kalender Unifikasi Jamaludin Abd. Raziq). IAIN Kediri. https://repository.iainkediri.ac.id/930/

Downloads

How to Cite

Ahmad , A. . (2025). GLOBALISASI INFORMASI ASTRONOMI ISLAM: DAMPAKNYA TERHADAP METODE PENENTUAN AWAL BULAN HIJRIAH. International Conference on Cultures & Languages, 3(1), 814-837. https://conferences.uinsaid.ac.id/iccl/paper/view/445