Pemanfaatan Chat GPT Sebagai Tutor Percakapan Virtual Untuk Penguatan Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris Mahasiswa Di Era Digital


Date Published : 5 December 2025

Contributors

Fina Ochtavia

Second Author

Oktavia Wulan Ramadhani

Third Author

Dilfam Aldisya Ervani

Author

Keywords

ChatGPT Keterampilan Berbicara Pembelajaran Bahasa Inggris Kecerdasan Buatan Tutor Virtual.

Proceeding

Track

General Track

License

Copyright (c) 2025 International Conference on Cultures & Languages

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Abstract

Keterampilan berbicara bahasa Inggris menjadi kompetensi inti yang menentukan daya saing mahasiswa di era global. Namun, fakta menunjukkan bahwa Indonesia masih tertinggal, dengan skor EF English Proficiency Index 2024 sebesar 468–473 dan berada di posisi 80 dari 116 negara, masuk kategori Low Proficiency. Rendahnya keterampilan berbicara ini dipicu oleh minimnya akses terhadap lingkungan praktik bahasa yang autentik, keterbatasan interaksi dengan penutur asli, dan metode pembelajaran yang masih berpusat pada teori, bukan komunikasi nyata. Kondisi ini menimbulkan urgensi bagi dunia pendidikan untuk segera mengadopsi solusi inovatif yang efektif, cepat, dan adaptif. ChatGPT hadir sebagai terobosan tutor percakapan virtual berbasis kecerdasan buatan yang mampu memberikan latihan real time, umpan balik instan, dan simulasi komunikasi global tanpa batas ruang dan waktu. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas ChatGPT dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris mahasiswa di era digital melalui desain eksperimen semu (pre-test dan post-test) pada dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan ChatGPT dan kelompok kontrol dengan metode konvensional. Analisis data menggunakan uji-t untuk mengukur perbedaan signifikan antar kelompok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan ChatGPT sebagai tutor percakapan virtual terbukti efektif dalam meningkatkan pembelajaran bahasa, mempercepat peningkatan kompetensi komunikasi mahasiswa, dan mempersiapkan generasi muda untuk bersaing di panggung internasional, dengan nilai uji-t 0,95 yang termasuk kategori efek besar.

References

Abdurrahman, D. (2011). Metodologi Penelitian Sejarah Islam (1st ed.). Penerbit Ombak. Agustina, A., Alawi, M. A., & Iskarim, M. (2024). Madrasah dan Eksistensinya dalam Pembaharuan Pendidikan Islam Masa Penjajahan Belanda dan Jepang. Journal ISTIGHNA, 7(2), 141–156. https://doi.org/10.33853/istighna.v7i2.439
Ali, M., Wahyudi, D., & Komalasari, R. (2021). Lembaga Pendidikan Islam Klasik di Nusantara: Studi Terhadap Langgar. Ri’ayah: Jurnal Sosial Dan Keagamaan, 6(01), 29–47. https://doi.org/10.32332/riayah.v6i01.2259
Annisa Urrobingah, Apri Akmal Muzaky, Mei Fajri Rahayu, & Fahri Hidayat. (2024). History and Dynamics of Madrasas in Indonesia. Kasyafa: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(1), 15–26. https://doi.org/10.61166/kasyafa.v1i1.3
Arief, S. (2008). Dinamika Jaringan Intelektual Pesantren di Sulawesi Selatan. Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, 11(2), 167–181. https://doi.org/10.24252/lp.2008v11n2a3
Aripin, S. (2018). Revitalisasi Pendidikan Islam pada Madrasah. Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam, 17(1), 167–186. https://doi.org/10.15408/kordinat.v17i1.8101
Azra, A. (2013). Jaringan Ulama Timur Tengah Dan Kepulauan Nusantara Abad XVII & XVIII Akar Pembaharuan Islam Nusantara. Kencana.
Azra, A. (2017). Surau: Pendidikan Islam Tradisi dalam Transisi dan Modernisasi (1st ed.). Penerbit Kencana.
https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=q_W3DwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PR2&dq=s urau+langgar+pesantren&ots=XzGA9HwRmb&sig=k-RUN4e5k0aGFvPvV9tMWe8ki8I
Burhanudin, J. (2012). Ulama dan Kekuasaan: Pergumulan Elite Politik Muslim Dalam Sejarah Indonesia. NouraBooks. https://books.google.co.id/books?id=smWGAwAAQBAJ
Cribb, R., & Kahin, A. (2012). Kamus Sejarah Indonesia (Z. Hae, Ed.; 1st ed.). Penerbit Komunitas Bambu.
Derksen, M. (2016). Local Intermediaries? The Missionising and Governing of Colonial Subjects in South Dutch New Guinea, 1920–42. The Journal of Pacific History, 51(2), 111–142. https://doi.org/10.1080/00223344.2016.1195075
Enhas, M. I. G., Zahara, A. N., & Basri, B. (2023). Sejarah, Transformasi, dan Adaptasi Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia. Jurnal Intelektual: Jurnal Pendidikan Dan Studi Keislaman, 13(3), 289–310. https://doi.org/10.33367/ji.v13i3.4457
Fatimah, H. S., & Parninsih, I. (2022). Integration of Pesantren And Mosque Function in Teaching Islam in South Sulawesi And Their Significance towards Consistency of Religious Moderation. Kawalu: Journal o Local Culture, 1. https://core.ac.uk/download/pdf/567823070.pdf
Fitri, A. (2023). Sejarah Kebangkitan Madrasah Sebagai Lembaga Pendidikan Islam. 22(2). Furqan, M. (2019). Surau dan Pesantren sebagai Lembaga Pengembang Masyarakat Islam di Indonesia (Kajian Perspektif Historis). Jurnal Al-Ijtimaiyyah, 5(1), 1. https://doi.org/10.22373/al-ijtimaiyyah.v5i1.5132
Gaffar, S., & Takbir M, M. (2018). Modernisasi Pendidikan Islam Abad Ke 20 di Sulawesi Selatan. EL-HIKMAH: Jurnal Kajian Dan Penelitian Pendidikan Islam, 12(1), 31–52. https://doi.org/10.20414/elhikmah.v12i1.242
Hamid, W. (2018). Jaringan Ulama Awal Abad XX Kabupaten Sidrap dan Parepare. PUSAKA, 6(2), 171–182. https://doi.org/10.31969/pusaka.v6i2.53
Harlinda, Bahaking Rama, & Muhammad Yahdi. (2023). Pendidikan Islam Pada Masa Awal di Indonesia. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Sosial, 2(2), 152–160. https://doi.org/10.58540/jipsi.v2i2.352
Ilmi, A. F. U. (2022). Pekabaran Injil di Afdeeling Makassar, 1930–1950-an. Lembaran Sejarah, 17(2), 159. https://doi.org/10.22146/lembaran-sejarah.72539
Ismail. (2022). Perkembangan Pendidikan Islam masa Awal di Sulawesi. Hijaz: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 2(2), 1–6. https://doi.org/10.57251/hij.v2i2.769
Kartodirjo, S. (1993). Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah (II). Gramedia Pustaka Utama.
Kusdiana, A. (2023). The Ductch Colonial Policies on Religion and Education in the Dutch Indies (1889-1942). Khazanah Sosial, 5(3), 578–585. https://doi.org/10.15575/ks.v5i3.24736
Mattulada. (1998). Sejarah, Masyarakat dan Kebudayaan di Sulawesi Selatan (1st ed.).
Hasanuddin University.
Mokodenseho, S., Kurdi, M. S., Idris, M., Rumondor, P., & Solong, N. P. (2023). Elaboration of the History of Islamic Education in the Dutch Colonial Period. Journal of Islamic Education Policy, 8(2).
Muslim, M. (2021). Pertumbuhan Insititusi Pendidikan Awal di Indonesia: Pesantren, Surau dan Dayah. Jurnal Bilqolam Pendidikan Islam, 2(1), 19–37. https://doi.org/10.51672/jbpi.v2i1.45
Nasir, M., Rama, B., & Yahdi, M. (2023). Pendidikan Islam Pada Masa Awal Di Indonesia. Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 6. https://doi.org/https://doi.org/10.33627/es.v6i2.1637
Pawiloy, S., Kamar, I. D., Rahim, A. R., Padulungi, B., & Idris, R. (1981). Sejarah Pendidikan Daerah Sulawesi Selatan (M. Safwan & S. Kutoyo, Eds.). Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Pelras, C. (1993). Religion, Tradition, and the Dynamics of Islamization in South Sulawesi. Indonesia, 57, 133. https://doi.org/10.2307/3351245
Pradewi, A., S Agung, L., & Kurniawan, A. D. (2019). Peran Zending Dalam Pendidikan Di Surakarta Tahun 1910-1942 dan Relevansinya Dengan Materi Sejarah Pendidikan. Page Header Logo Candi: Jurnal Pendidikan Dan Penelitian Sejarah, 19(2).
Sewang, A. M. (2005). Islamisasi Kerajaan Gowa-Abad XVI Sampai Abad XVII (1st ed.). Yayasan Obor Indonesia.
Sjamsuddin, H. (2005). Metodologi Sejarah. Penerbit Ombak.
Syah, M. A., Zalnur, M., & Masyudi, F. (2025). Sejarah dan Dinamika Pembaharuan Lembaga Pendidikan Islam di Nusantara: Surau, Pesantren dan Madrasah. Jurnal Ilmiah Nusantara, 2(1).

Downloads

How to Cite

Dilfam Aldisya Ervani, D. A. E. (2025). Pemanfaatan Chat GPT Sebagai Tutor Percakapan Virtual Untuk Penguatan Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris Mahasiswa Di Era Digital. International Conference on Cultures & Languages, 3(1), 999-1011. https://conferences.uinsaid.ac.id/iccl/paper/view/441