"Arketipe Falsafah Pendidikan Islam: Menguak Piwulang Pakubawana IV dalam Serat Wulangreh"


Date Published : 5 December 2025

Contributors

Raha Bistara

Author

Auria

Author

Raha Bistara

Author

Keywords

Falsafah Pendidikan Islam, Serat Wulangreh, Pakubuwana IV, Pendidikan Karakter, dan Nilai Moral

Proceeding

Track

General Track

License

Copyright (c) 2025 International Conference on Cultures & Languages

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Abstract

Tulisan ini mengkaji konsep falsafah pendidikan Islam yang tercermin dalam Serat Wulangreh, karya sastra islami peninggalan Sri Susuhunan Pakubuwana IV, raja dari Kasunanan Surakarta yang memerintah pada akhir abad ke-18 hingga awal abad ke-19. Serat Wulangreh merupakan salah satu karya sastra Jawa klasik yang memuat banyak ajaran moral, etika, dan spiritual, yang selaras dengan nilai-nilai pendidikan Islam yang galurnya diambil dari al-Quran dan Sunnah. Arketipe falsafah pendidikan ini perlu digali lagi dalam dinamika zaman sekarang ini yang kian sudah tidak menentu. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, tulisan ini berupaya mengeksplorasi nilai-nilai pendidikan yang diajarkan PB IV, seperti pentingnya akhlak, pengendalian diri, ilmu pengetahuan, dan ketakwaan kepada Tuhan. Filsafat pendidikan yang ditawarkan PB IV dalam Serat Wulangreh menekankan pembentukan karakter luhur melalui pendidikan yang berakar pada nilai-nilai religius dan budaya lokal. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan Islam tidak hanya berkutat pada aspek kognitif, tetapi juga sangat memperhatikan aspek afektif dan spiritual. Relevansi ajaran PB IV dalam konteks pendidikan masa kini juga menjadi sorotan penting dalam kajian ini, mengingat kebutuhan akan pendidikan yang berimbang antara akal, hati, dan perilaku. Dengan demikian, karya ini tidak hanya menggali warisan intelektual lokal, tetapi juga membuka ruang dialog antara nilai-nilai tradisional dan tantangan pendidikan modern.

 

References

Azra, A. (1999). Pendidikan Islam:Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenial Baru. Jakarta:Logos Wacana Ilmu, -.
Bistara, R. (2025). Etika Sufisme Pakubuwana IV:Piwilang dalam Serat Wulangreh. Jurnal Bikotetik, 45-57.
Fuady. (2022). Pendidikan Moral Masyarakat Jawa dalam Serat Wedhatama dan Serat Wulangreh. Jurnal Hurriah:Jurnal Evaluasi dan Penelitian , 86.
Hidayatullah, H. T. (2022). Strategi Pendidikan Karakter Pada Siswa SMA Melalui Rehabilitasi Nilai-Nilai Serat Wulangreh Sebagai Media Sinema Edukasi pada Layanan Bimbingan Kelompok Berbasis Kearifan lokal. Jurnal Bikotetik, 23-29.
Novita Ayu Wulandari, A. R. (2019). Unsur Intrinsik dan Nilai Pendidikan Karakter dalam Serat Wulangreh Pupuh Sinom Serta Relevansinya Sebagai Materi Ajar Bahasa Jawa di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Sabdasastra, 75-88.
Prasetyo. (2018). Integrasi Kurikulum Keagamaan dan Nilai Jawa. Studi Islam, 301-320.
Retnowati, D. (2020). Nilai Luhur Serat Wulangreh Pupuh Gambuh Membangun Karakter Generasi Milenial. Indonesia Journal of Education Science, 01-11.
Saihu. (2023). Pemikiran Paradigma Pendidikan Islam(Tinjauan Paradigma Pendidikan Islam Holitik daam Serat Wulangreh. Jurnal Pendidikan Islam, 621.
Setyawan. (2015). Politik Pendidikan Islam di Jawa pada Abad ke-19. Jurnal Sejarah Nusantara, 112-129.
Zuhdi. (2011). Pendidikan Islam dan Tradisi Lokal:Telah Atas Gagasan Lokal. Journal of Islamic Education, 121-135.

Downloads

How to Cite

Raha Bistara, R. B., Auria Trisi Novi Ana , A. T. N. A. ., & Raha Bistara, R. B. (2025). "Arketipe Falsafah Pendidikan Islam: Menguak Piwulang Pakubawana IV dalam Serat Wulangreh". International Conference on Cultures & Languages, 3(1), 943-959. https://conferences.uinsaid.ac.id/iccl/paper/view/402