Peran Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) dalam Pembentukan Karakter Spiritual Peserta Didik di Lembaga aPendidikan Islam
Contributors
Muhammad Ridho Rizki Setiawan
Fitrah Sugiarto
Keywords
Proceeding
Track
Ushuluddin
License
Copyright (c) 2026 International Conferences on Islam and Society

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Abstract
Kemajuan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk dalam lembaga pendidikan Islam. AI tidak hanya dimanfaatkan sebagai alat bantu pembelajaran, tetapi juga mulai diarahkan untuk mendukung pembentukan karakter dan nilai-nilai spiritual peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk penerapan AI dalam pembentukan karakter spiritual di lembaga pendidikan Islam serta mengkaji prinsip-prinsip etika dan nilai-nilai Islam yang dapat dijadikan dasar dalam pemanfaatan AI tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode kajian literatur terhadap berbagai sumber akademik yang relevan, meliputi teori pendidikan Islam, etika teknologi, serta perkembangan penerapan AI dalam konteks keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI memiliki potensi besar dalam mendukung pembinaan spiritual, seperti melalui sistem pembelajaran adaptif berbasis nilai Islam, chatbot pengingat ibadah, dan platform refleksi akhlak. Namun, keberhasilan penerapan AI dalam pembentukan karakter spiritual sangat bergantung pada kerangka etika Islam, yang menekankan tanggung jawab moral, keikhlasan, keadilan, serta pemeliharaan nilai kemanusiaan dalam penggunaan teknologi. Dengan demikian, AI perlu diintegrasikan dalam pendidikan Islam secara berimbang dan berlandaskan maqāṣid al-syarī‘ah, agar fungsinya tidak hanya meningkatkan kecerdasan intelektual, tetapi juga menumbuhkan kesadaran spiritual dan akhlak mulia pada peserta didik.